Tanda Tanda Gula Darah Naik Yang Sering Tidak Disadari
Tanda Gula Darah Naik
Jika tingkat gula darah Anda konsisten di angka 200 sampai 350 miligram/dl, itu bisa jadi salah satu gejala gula darah tinggi. Sayangnya seringkali banyak orang tak mengetahui tingkat gula darah mereka dan tak memahami gejala-gejala ketika gula darah naik.
Gula darah yang naik tak bisa diremehkan karena bisa meningkatkan risiko terkena diabetes. Hal ini juga bisa menimpa orang yang sama sekali tak berisiko terkena diabetes, sehingga harus benar-benar diwaspadai.
Berikut adalah beberapa gejala yang wajib Anda waspadai ketika gula darah mulai naik, seperti dilansir oleh Boldsky.
Sering buang air kecil.
Buang air kecil secara teratur memang penting, namun jika frekuensi buang air kecil bertambah sering sebaiknya waspadalah. Ketika gula darah naik, biasanya orang akan lebih sering merasa ingin buang air kecil bahkan ketika kandung kemih mereka kosong.
Sering Merasa Haus
Merasa haus adalah salah satu gejala yang paling umum ketika gula darah mulai naik. Tanda lainnya adalah bibir yang kering.
Sering Merasa Lapar
Ketika kadar gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel, tubuh berpikir belum mendapatkan asupan makanan sehingga mengirim sinyal lapar untuk mendapatkan glukosa lebih banyak agar sel-sel dapat berfungsi.
Penurunan berat badan
Berat badan yang tiba-tiba menurun adalah salah satu tanda dari banyaknya masalah kesehatan termasuk gula darah yang tinggi. Jika Anda tiba-tiba mengalami penurunan berat badan sebaiknya segera cek kesehatan.
Penglihatan kabur
Penglihatan yang kabur atau sesekali seperti melihat cahaya berkedip merupakan akibat langsung dari kadar gula darah tinggi. Kadar glukosa tinggi mampu mengubah bentuk lensa dan mata.
Kabar baiknya gejala ini reversibel (bisa kembali normal) saat kadar gula darah kembali atau mendekati normal. Namun, kadar gula yang tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan permanen, bahkan kebutaan.
Kesemutan atau mati rasa
Kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki, bersama dengan rasa sakit terbakar atau bengkak merupakan tanda-tanda bahwa saraf sedang dirusak oleh diabetes. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan neuropati (kerusakan saraf) permanen.
Mood Terganggu
Mood yang sering berubah ubah dapat menjadi indikasi bahwa seseorang mengalami kenaikan kadar gula darah. Kadar gula darah yang tinggi mengakibatkan emosi tidak stabil.
Gejala di atas tampak remeh dan tak berkaitan dengan gula darah. Namun jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan tingkat gula darah Anda. Segera atasi sebelum gula darah yang naik berimbas lebih fatal.







